Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Newsletter image

Subscribe to the Newsletter

Join 10k+ people to get notified about new posts, news and tips.

Do not worry we don't spam!

GDPR Compliance

We use cookies to ensure you get the best experience on our website. By continuing to use our site, you accept our use of cookies, Privacy Policy, and Terms of Service.

GOLKAR BANYUMAS PERKUAT AKAR ORGANISASI, LENGKAPI KEPENGURUSAN HINGGA TINGKAT DESA

Banyumas – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Banyumas mulai melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh dengan melengkapi kepengurusan baru dari tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan struktur partai sekaligus persiapan menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan daerah pada masa mendatang.

Setelah menyelesaikan penyusunan kepengurusan di tingkat kabupaten, DPD Partai Golkar Banyumas kini memfokuskan pembentukan Pimpinan Kecamatan (PK) di seluruh 27 kecamatan. Secara paralel, pembentukan pengurus desa dan kelurahan juga mulai berjalan agar roda organisasi semakin efektif menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Arief Dwi Kusumawardhana, SE., yang akrab disapa Mas Pangky, menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan baru merupakan konsekuensi berakhirnya masa bakti sejumlah pengurus kecamatan sesuai Surat Keputusan (SK) yang berlaku.

Menurutnya, regenerasi organisasi tidak hanya bertujuan mengisi kekosongan kepengurusan, tetapi juga menghadirkan energi baru melalui kader-kader yang memiliki kapasitas, semangat, dan kemampuan beradaptasi dengan dinamika zaman.

"Kepengurusan tingkat kecamatan sudah habis masa jabatan sesuai Surat Keputusan. Karena itu harus segera dibentuk kepengurusan baru. Perlu ada penyegaran dengan melibatkan wajah-wajah baru yang lebih berpotensi, lebih dinamis, serta memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan," ujarnya.

Mas Pangky juga menekankan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Keterbukaan tersebut, menurutnya, merupakan amanat era reformasi sekaligus wujud komitmen memperkuat kehidupan demokrasi.

"Golkar adalah partai terbuka. Nilai ini harus terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang diharapkan rakyat," tambahnya.

Di bawah kepemimpinan Mas Pangky, yang kini memasuki periode kedua sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, regenerasi menjadi salah satu agenda utama. Pada usia 42 tahun, ia merepresentasikan lahirnya kepemimpinan politik yang lebih muda, adaptif, dan dekat dengan perubahan sosial.

Kehadiran generasi muda di posisi strategis, menurutnya, bukan sekadar simbol pergantian usia, melainkan dorongan untuk menghadirkan cara berpikir yang lebih inovatif dalam membangun organisasi politik. Karena itu, penyusunan kepengurusan baru diarahkan agar mampu memadukan pengalaman kader senior dengan semangat kader muda.

Langkah konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan menunjukkan bahwa kekuatan partai politik tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan di tingkat atas, tetapi juga oleh soliditas organisasi di akar rumput. Struktur yang kuat di setiap wilayah diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik.

Dengan selesainya pembentukan kepengurusan di seluruh kecamatan serta desa dan kelurahan, DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas berharap organisasi semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, memperluas partisipasi publik, sekaligus memperkuat fungsi partai sebagai sarana pendidikan politik, pengabdian, dan penguatan demokrasi di Kabupaten Banyumas.

Related to this topic: